Ruang Tamu Pengaruhi Penilaian Orang Akibat Hal ini

Pembuatan ruang tamu perlu perhatian lebih dan menyita waktu. Karena bagaimana kepribadian pemilik rumah dapat tercerminkan dari cara mereka menata ruang tamunya. Tak heran seringkali jasa interior digunakan bahkan sebelum membuat rumah. Tema dari ruang tamu akan memberikan kesan pada setiap orang yang datang bertamu.

Hal yang Mempengaruhi Penilaian Orang Terhadap Ruang Tamu

Penilaian orang tidak selalu sama, namun tentu penghuni rumah ingin menyampaikan tertentu, terlepas tamunya menangkapnya sesuai keinginan pemilik rumah atau tidak. Oleh karena itu ada tema gaya interior yang digunakan sebagai panduan. Gaya berkelas menggunakan gaya klasik, ruang tamu yang minim hiasan bergaya minimalis, dan masih banyak gaya interior lainnya untuk dapat mengarahkan penilaian orang lain. Penilaian terhadap ruang tamu dipengaruhi 5 hal berikut ini, yaitu:

1. Perabotan 

Perabotan Ruang Tamu

Hal paling utama dilihat pada ruang tamu adalah perabotannya. Hunian dengan berabotan berukuran besar dan penuh ukiran menandakan harga furniture yang terbilang fantastis. Walaupun demikian perabotan bergaya minimalis juga tidak bisa dikatakan terjangkau. Semakin besar dan nyaman perabotan maka tamu akan merasa disambut. Sementara furniture yang terbuat dari kayu tanpa bantal alas memberikan kesan kayu pada rumah.

2. Pencahayaan

Pencahayaan Ruang Tamu

Ruangan untuk menerima tamu dengan ventilasi maksimal dan cahaya yang berlimpah memberikan kesan ruang terbuka yang lapang. Tentu ini menadakan pembuatan ruanganya sangat menginginkan bukaan alami yang natural. Tentu tamu dan keluarga akan sangat nyaman berada dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara cukup. Namun, ada juga ruang tamu yang cenderung tertutup namun diseimbangkan dengan penempatan penyejuk ruangan untuk mengimbanginya,

3. Dekorasi

Dekorasi Ruang Tamu

Kita bisa menebak kesan yang ingin ditonjolkan dari pemilik rumah dari dekorasi yang digunakannya. Terutama bila tampilan yang diberikan berkesan dari sebuah era yang sama. Seperti lampu gantung, wallpaper dinding rumah, karpet persia, dominasi emas yang lebih condong ke gaya klasik yang mewah. Atau ruang tamu yang homey banget, bagai berada di ruang tamu rumah sendiri dengan sofa empuk, karpet bulu, dan dominasi warna netral yang menonjolkan kesederhanaan. Apapun dekorasinya sesuaikan dengan tema agar memberikan kesan yang serasi.

Baca juga: Sering Alami Pintu Tidak Bisa Ditutup Rapat? Inilah Faktor Penyebabnya

4. Penggunaan Warna

Penggunaan Warna Ruang Tamu

Ruang tamu dengan gaya industrial mengambil inspirasi dari ruangan besar yang digunakan untuk beberapa ruangan. Jadi ukurannya besar dan interiornya cenderung gelap. Ruang tamu seperti ini mengajak siapapun bukan hanya bertamu tapi juga mendengarkan musik, membaca bahkan tertidur karena suasananya yang nyaman dan cenderung gelap.

5. Perpaduan Warna Dan Furniture

Perpaduan Warna Dan Furniture

Penilaian orang pada sebuah ruang tamu bisa juga dari paduan keseluruhan barang yang ada dalam ruangan. Apakah wallpaper dinding ruang tamu terlihat kontras dengan hiasan dinding dan foto yang digantung. Apakah terlalu banyak permainan warna dalam sebuah ruangan. Atau ruang tamu terlihat matching antara warna cat dinding dan seluruh perabotannya. Atau anda mengadopsi gaya art deco yang memang penuh warna, namun gagal mengesankan tamu, karena mereka tidak familiar dengan konsep tersebut.

Penilaian orang terhadap ruang tamu seseorang tidak selalu sesuai dengan harapan pemilik rumah. Pada akhirnya pemilik rumah cukup mendesain ruang tamunya cukup dengan mempertimbangkan selera dan “apa” yang buat mereka betah dirumah. Penilaian orang lain baik yang disampaikan pada pemilik rumah atau tidak adalah keindahan dari ilmu komunikasi yang bisa dijadikan referensi dari pada apresiasi atau rasa ketidak sukaan.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *