Mudahnya Pemasangan Paving Block Untuk Halaman Anti Becek

Harga Agen Di zaman yang serba modern ini, mayoritas jalan tidak terlihat tanahnya karena hampir semua jalan sudah dipasangi paving block dan aman dari banjir. Penutup tanah tersebut memang memiliki banyak keunggulan dan membuat jalan menjadi rapi dan nyaman untuk dilewati. Bahkan halaman rumah yang luas dapat dipasangi agar rumah menjadi kekinian dan pastinya aman saat hujan karena tidak becek.

Pemasangan Paving Block

Apalagi bentuk dan ukurannya beragam dan membuat masyarakat dapat memilih sesuai keinginan. Selain itu penggunaannya dapat divariasikan dengan jenis paving lain atau bahan penutup bangunan lainnya. Tak heran keberadaannya menjadi daya tarik tersendiri di kalangan masyarakat maupun pekerja kontruksi.

Paving Block Dan Pemasangannya

Sejatinya, paving block adalah sebuah produk bahan bangunan kokoh karena terbuat dari campuran air, semen, abu batu dan bahan bangunan lainnya. Penggunaannya juga mumpuni karena sebagai penutup tanah atau pengerasan permukaan tanah.

Akibat pangsa pasarnya yang signifikan, dipasaran tersedia berbagai macam bentuk dan ukuran. Misalnya seperti jenis bata dan berbentuk balok persegi empat, model hexagon yang mempunyai sisi 6 buah dan lain-lain. Untuk itu dibawah ini ada 5 cara pemasangan paving block yang benar, diantaranya adalah:

1. Menyiapkan Lahan yang Padat

Sebelum memulai pemasangan, wajib menyiapkan lahan dan pondasi yang padat. Untuk itu wajib membersihkan rerumputan dan sampah disekitar lahan agar proses pemasangannya berjalan lancar. Jangan sampai ada gundukan tanah atau lubang-lubang sehingga wajib melakukan perataan tanah.

2. Memasang Beton Pembatas Dengan Benar

Cara ke dua adalah melakukan pemasangan beton pembatas atau beton penyokong dengan benar. Cara ini wajib dilakukan agar paving block tidak bergeser saat menahan beban. Beton pembatas pun dapat diplih sesuai keinginan, misalnya menggunakan beton cor ditempat atau menggunakan beton pracetak. Namun bagi yang menginginkan menggunakan beton pracetak maka beton pembatas wajib dipasang di atas beton penyokong agar antara beton pembatas dan pondasi saling bekerjasama sehingga paving tidak mudah bergeser.

3. Alas Pasir di Bawah Paving Block

Setelah itu memberikan alas berupa pasir yang bersih dari lumpur dan kotoran lainnya. Untuk itu dapat menggunakan pasir kasar karena pasir untuk pemasangan paving memiliki ketebalan tertentu, misalnya dengan butiran sekitar 9,5 mm. Setelah itu hamparkan pasir tersebut secara merata pada lahan dengan ketebalan antara 5 cm. Jika luas lahan terlalu lebar maka dapat melakukan hamparan pasir secara bertahap.

4. Wajib Dilakukan Satu Arah

Pemasangan paving block wajib dilakukan satu arah dari baris pertama, tentunya dengan hati-hati agar hasilnya bagus. Untuk itu gunakanlah pola yang baik menggunakan benang pembantu dan sudut yang tepat terhadap beton pembatas. Sementara untuk lubang-lubang dipinggir dapat diisi dengan pemadatan, dan proses pemasangannya maju ke depan dan pekerja berada diatas paving yang telah terpasang.

5. Langkah Akhir Yang Teliti

Setelah seluruhnya telah terpasang, wajib melakukan pengisian antara nat paving menggunakan abu batu agar hasilnya terjamin kualitasnya. Lalu padatkan dengan stamper kodok sekitar satu atau dua putaran agar muncul gaya saling mengunci antara paving satu dengan lainnya. Langkah terakhir bersihkan permukaan paving dari sisa abu batu.

Baca juga: 5 Merk Cat Tembok

Proses pemasangannya memang membutuhkan ketelitian agar hasilnya maksimal. Apalagi untuk proyek jalanan yang luas dan membutuhkan waktu lama, untuk itu pembahasan diatas dapat dijadikan acuan agar menambah pengetahuan dan tidak bingung saat dihadapkan pada pekerjaan tersebut.