Muncul Keretakan Padahal Baru Dibangun? Ketahui Penyebab Tembok Retak Disini!

Membangun sebuah rumah tentu adalah hal yang diimpikan oleh semua orang. Membangun sebuah rumah tentu membutuhkan waktu yang lama dan dana yang begitu besar. Hal tersebut disebabkan bahan material pembuatan rumah cukup mahal bila harus dibeli secara bersamaan. Kalau anda memiliki banyak uang tentu hal tersebut memungkinkan. Tapi jika tidak, tentu anda harus bersabar. Namun, bagaimana jika saat rumah anda selesai dibangun dan memiliki semua aspek dalam keadaan baru tapi ada kerusakan. Misalkan saja tembok yang retak padahal rumah anda baru atau cor dak yang retak padahal sudah dilapisi dengan membran bakar waterproofing. Tentu hal tersebut akan membuat anda menjadi sedih karena dinding mahal dan baru tapi sudah retak. Anda tidak boleh cepat berputus asa seperti itu. Ketahuilah penyebab mengapa tembok bisa retak walaupun dalam keadaan baru.

Penyebab Tembok Retak

Struktur Tembok yang Gagal

Kegagalan struktur tembok bisa disebabkan karena dua faktor, yaitu faktor alam dan faktor kesalahan manusia. Faktor alam dapat terjadi akibat benturan keras atau getaran hebat, seperti gempa bumi. Gempa bumi dapat menyebabkan pergeseran tanah yang tentu saja secara mudah akan membuat tembok anda. Tembok yang sudah terbangun rapi atau dak cor yang sudah tersusun bagus dengan membrane waterproofing akan mudah sekali retak akibat alam ini. Bisa saja benturan benda keras juga menyebabkan kegagalan struktur hingga langsung retak. Faktor kesalahan manusia bisa saja terjadi akibat salah perhitungan. Bisa saja tembok yang telah anda buat tidak terlalu kuat untuk menahan beban di atasnya sehigga akan retak.

Pasangan Dinding Tidak Pas

Saat anda membeli bahan untuk membuat dinding, yaitu batu bata, maka belilah batu bata dengan kualitas baik. Batu bata yang anda beli dengan kualitas biasa atau bahkan buruk bisa menjadi penyebab tembok menjadi retak. Pasangan batu bata yang kualitasnya kurang bisa menjadi penyebab pecahnya pasangan bata yang akan langsung berimbas pada retaknya dinding pada bangunan rumah anda.

Acian dan Plester yang Tak Sesuai

Acian dan Plester yang Tak Sesuai

Penggunaan acian dan plester dinding juga sangat mempengaruhi kekuatan dinding. Bisa saja tembok anda yang retak padahal baru dibangun disebabkan oleh acian dan plester yang tidak sesuai. Pertama, hal tersebut bisa saja terjadi akibat anda menggunakan semen dengan kualitas buruk. Kedua, Takaran dari pencampuran bahan acian atau plester tidak sesuai dengan ketentuan sehingga mengurangi kualitas tembok. Ketiga, Acian diberikan saat plester dinding belum kering secara sempurna. Tentu inilah yang mungkin menyebabkan tembok anda retak-retak saat ini.

Baca juga: Apakah Solusi yang Tepat Untuk Penanganan Limbah Cair dari Pabrik?

Bahan yang Berbeda di Tembok

Beton yang dilapisi membran bakar waterproofing juga bisa langsung retak apabila bahan yang digunakan berbeda. Hal ini juga bisa terjadi pada tembok yang sejatinya lebih mudah retak karena hal tersebut. Jangan sampai anda salah memasang bahan dinding dengan penguatnya, seperti bata dengan struktur beton yang tidak pas, bata dengan kayu yang tidak sesuai, dan plesteran dengan pipa air yang juga tidak pas bisa membuat tembok rumah anda bisa retak dalam sekejap.

Jika sudah terlanjur retak, maka anda harus memperbaiki tembok rumah anda tersebut. Bagaimanapun juga itu sudah terjadi dan jadikanlah sebagai pelajaran. Dengan pelajaran tersebut, harapannya adalah bahwa anda tidak akan mengalami kerugian pembangunan kembali akibat tembok yang retak disebabkan empat hal tersebut. Bangunlah rumah impian anda dengan kokoh dan aman untuk ditinggali oleh seluruh anggota keluarga anda. Tembok retak dapat membahayakan keselamatan dan juga mengurangi estetika rumah anda.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *