Konstruksi Apartemen Kokoh dan Awet dengan Struktur Baja Ringan

Baja Ringan

Baja ringan merupakan salah satu jenis bahan bangunan yang paling banyak digunakan dalam berbagai konstruksi pembangunan baik perumahan, gedung, maupun tempat tinggal berupa apartemen. Bobotnya yang lebih ringan daripada jenis baja konvensional sangat mempermudah dalam proses pemasangannya, hal ini yang meyebabkan pembangunan menggunakan baja ringan sangat disukai oleh para ahli bangunan dan kontraktor. Selain itu bentuknya yang lebih tipis dari model baja konvensional akan mempermudah jika ingin mengkreasikan ke dalam suatu bentuk struktur tertentu.

Struktur Bangunan Kokoh Tanpa Perlu Khawatir

Beralih menggunakan baja ringan merupakan salah satu pilihan tepat, ya hal ini karena bahan bangunan yang satu ini terkenal berhasil “menggebrak” dunia konstruksi bangunan lewat fungsinya yang luar biasa sebagai bahan bangunan. Siapa yang akan mengira dengan bobot yang ringan daripada jenis baja konvensional ternyata baja yang satu ini mampu menahan bobot struktur suatu bangunan, dan yang lebih fantastis lagi karena baja ringan terkenal akan kuat tariknya (tensile strength) sebesar 550 Mpa hal ini yang menyebabkan dia mampu menahan suatu struktur bangunan tanpa khawatir akan tidak kokoh nantinya. Apalagi jika anda memang bertujuan untuk membangun tempat tinggal seperti apartemen dengan struktur bertingkat, maka penggunaan baja ringan adalah hal yang tepat.

Baja ringan pun ternyata memiliki beberapa jenis yang harus anda ketahui sebelum menggunakannya pada proses konstruksi pembangunan, diantara jenis baja ringan tersebut adalah sebagai berikut!

Baja ringan tipe reng 

Jenis baja ringan yang satu ini biasanya berbentuk seperti trapesium, dengan adanya lekukan di kedua sisi kanan dan kirinya. Reng biasanya memiliki fungsi sebagai peletakan untuk struktur atap bangunan, ketebalan yang dimiliki biasanya 0,45 mm dengan tinggi 25-40 mm.

Baja ringan C ( Canal )

Baja ringan C

Baja ringan yang satu ini memiliki kuat tarik yang tinggi (tensile strength) dan biasanya jika ditemui dilapangan baja yang satu ini dilapisi dengan menggunakan lapisan seng dan alumunium, banyak ahli bangunan yang berpendapat bahwa jenis baja yang satu ini anti karat dan rayap. Sehingga di berbagai struktur bangunan banyak ditemukan sebagai rangka atau kuda-kuda.


Baca ini juga: Kupas Tuntas Ciri Khas Interior Gaya Industrial Yang Jarang Diketahui


Untuk soal harga baja ringan banyak yang berpendapat lebih murah daripada saat menggunakan baja jenis konvensional, selain itu baja ringan juga banyak ditemukan diberbagai toko bangunan atau toko khusus baja sehingga akan mempermudah anda nantinya saat ingin menggunakannya. Berikut ini terdapat beberapa daftar harga baja ringan dan harga rangka baja ringan yang nantinya dapat anda jadikan sebagai pertimbangan sebelum membelinya!

  1. Baja ringan jenis reng biasanya memiliki kisaran harga Rp. 25,000-Rp.40,000/batang
  2. Baja ringan jenis C (canal) biasanya memiliki kisaran harga Rp. 60,000-Rp.80,000/batang
  3. Rangka atap baja ringan biasanya memiliki kisaran harga Rp. 120,000-250,000/m2

Bagaimana menurut anda? Soal harga baja ringan beserta dengan harga rangkanya masih sangat terjangkau bukan? Apalagi jika anda berpikir soal kekokohan yang akan anda dapatkan untuk struktur bangunan anda. Berbicara soal struktur bangunan apalagi jika bangunan bertingkat maka diperlukan suatu struktur yang kokoh untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian harinya. Dengan menggunakan baja ringan terlebih lagi dengan tambahan perawatan dan maintenance yang maksimal diharapkan bangunan akan kokoh berdiri hingga bertahun-tahun lamanya.

Tetarik untuk menggunakan baja ringan pada konstruksi bangunan anda? Pastinya jawabannya iya! selain waktu pengerjaan yang cepat karena bobotnya yang ringan kekokohannya pun tidak diragukan lagi. Mari segera anda buktikan sekarang juga ya!

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *