Apakah Solusi yang Tepat Untuk Penanganan Limbah Cair dari Pabrik?

Apakah Anda pernah merasa kepanasan ketika bepergian ke luar rumah? Atau justru Anda merasa saat ini jumlah polusi semakin meningkat? Tentu saja pencemaran polusi adalah salah satu hal yang tidak diinginkan oleh siapa saja mengingat polusi dapat membahayakan kesehatan Anda. Sumber dari polusi ini bisa bermacam-macam, di mana salah satu produsen terbesar polusi adalah pabrik.

Penanganan Limbah Cair dari Pabrik

Polusi yang dihasilkan oleh pabrik juga biasa dikenal dengan limbah, di mana limbah yang dihasilkan oleh pabrik juga berbeda-beda. Misalnya saja ada limbah udara, padat, dan juga limbah cair. Salah satu jenis libah yang dianggap paling membahayakan adalah limbah cair. Memangnya apa saja sih dampak dari limbah cair?

Eits, jangan pernah menyepelekan dampak dari limbah ya! Bisa dibilang dampak dari limbah ini cukup fatal, lebih tepatnya dapat membahayakan ekosistem air yang ada di dekatnya. Pembuangan limbah cair dari pabrik ini biasanya dibuang ke sungai. Beberapa pabrik yang sering kali membuang limbah cairnya ke sungai adalah pabrik tahu, tekstil, ataupun cat. Tentunya jika hal ini dibiarkan tidak akan berdampak pada ekosistem saja, namun juga kesehatan warga. Misalnya saja warga setempat bisa mengalami keracunan karena mengonsumsi air yang sudah tercemar dan apabila tidak segera ditangani dapat berujung pada  kematian.

Tiga Jenis Sistem Pembuangan Limbah Cair yang Bisa Diterapkan Pada Berbagai Pabrik Untuk Mengurangi Pencemaran Air

Oleh sebab itu, pemerintah menerapkan peraturan agar setiap pabrik memiliki sistem pembuangan limbah cair. Tentunya sistem pembuangan limbah cair ini pun memiliki standarnya sendiri yang berfungsi untuk meminimalisir pencemaran limbah. Sistem pembuangan limbah cair ini pun terdiri dari beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda-beda pula. Memangnya apa saja sih sistem pembuangan limbah cair yang dimaksud di sini? Nah daripada tambah penasaran, yuk simak penjelasannya berikut ini!

  • Sistem UASB (Up-Flow Anaerobic Sludge Blanket)

Sistem pengolahan limbah cair yang satu ini bisa dibilang sebagai sistem yang sederhana. Kok bisa? tentunya karena sistem satu ini memiliki konstraksi yang sederhana dan tidak memerlukan mikroorganisme supaya sistemnya bisa berjalan dengan baik. Jangan lupa untuk instalasi listrik pada jasa yang terpercaya untuk meminimalisir timbulnya berbagai gangguan.

  • Sistem Kolam

Sistem pengolahan limbah cair ini merupakan pilihan yang tepat bagi perusahaan dengan budget terbatas. Meskipun begitu, bukan berarti sistem ini tidak secanggih sistem pengolahan limbah cair lainnya lho! Konsep dari sistem ini pun cukup sederhana yaitu menyuplai oksigen pada perombakan yang dilakukan sehingga proses ini akan berlangsung lebih lama dan tidak menumpuk hanya di satu area. Bukan hanya itu saja, sistem ini juga tidak memerlukan peralatan mekanis sama sekali sehingga akan menekan pengelaran anda.

Baca juga: Mau Tahu? Restoran Terbaik Indonesia yang Membuat Para Tamu Ketagihan!

 

  • Sistem SBR

Sistem SBR atau yang dikenal sebagai Squencing Batch Reactor ini memiliki konsep yang hampir sama dengan sistem pengolahan lumpur aktif. Salah satu ciri khas dari sistem SBR adalah proses aerasi dan sedimentasinya hanya berlangsung di satu tangki saja – alias prosesnya erlngasung dengan bergantian.  Proses pengolahan limbah cair dengan sistem SBR ini juga tidak terlalu panjang karena hanya melewati lima tahap, yaitu tahap pengistan, reaksi, pengendapan, pembuangan,dan juga idle. Apakah hanya itu saja keunggulan dari sistem SBR? Tentu saja tidak! Sistem SBR ini juga mampu membuang karbon, fosfor, dan juga nitrogen yang berarti mengurangi zat yang dapat mencemari ekosistem sekitar.

Nah bagaimana? Pastinya Anda sudah semakin paham kan mengenai sistem pembuangan limbah cair yang tepat dan bisa diterapkan pada pabrik? Tentunya berbagai sistem ini perlu dilakukan oleh ahlinya, alias Anda bisa mengandalkan kontraktor ME yang memang sudah berpengalaman di bidangnya. Yuk kelola limbah cair dengan lebih bijak mulai dari sekarang!

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *